Perkembangan las sudah berkembang pesat dan pada mesin las mma inverter menawarkan banyak fitur seperti hot start, arc force, dan anti stick. Fitur ini berguna tidak hanya untuk welder pemula tapi juga untuk welder berpengalaman. Baik welder pemula maupun welder berpengalaman tetap harus menggunakan perlengkapan wajib saat pengelasan yang dapat dilihat pada artikel (Perlengkapan Wajib untuk Welder).

Hot Start

Hot start adalah fitur spesial dari pengelasan MMA (pengelasan stick) yaitu kondisi dimana mesin menyalurkan arus tinggi ketika memulai busur/api dalam waktu singkat. Fitur ini penting karena dan memberikan hasil signifikan karena bisa mempermudah munculnya busur pada elektroda tanpa menempel pada permukaan logam. Fitur hot start juga berguna untuk memanaskan permukaan logam untuk mendapatkan penetrasi yang lebih dalam.

Busur las sulit muncul, elektroda menempel, dan penetrasi rendah terjadi karena elektroda dan materi las berada pada suhu yang rendah. Fitur hot start berfungsi untuk memanipulasi suhu sehingga elektroda dan materi las berada pada suhu yang ideal untuk mengelas. Fitur ini berguna pada kondisi pekerjaan yang sulit seperti elektroda yang lembab, permukaan las yang tidak sempurna, dan saat elektroda sulit dijalankan.

Kasus lainnya dimana fitur hot start berguna adalah ketika anda ingin melakukan pengelasan dengan elektroda low-hydrogen seperti E7018. Atau ketika elektroda dibiarkan pada keadaan terbuka tanpa pelindung/penutup dan lapisan flux menjadi lembab karena udara. Ketika elektroda lembab menyebabkan busur sulit untuk muncul, keadaan ini akan makin sulit pada elektroda low-hydrogen yang tidak dimasukan pada electrode oven.

Hot start sangat membantu untuk mengelas pada permukaan logam yang tidak terlalu bersih dengan panas yang tinggi akan “membersihkan” permukaan logam sehingga mudah untuk melakukan proses las.

Cara Menggunakan Hot Start

  • Anda bisa memulai hot start dengan menggunakan mesin yang memiliki lcd display untuk melihat pengaturan ampere/arus yang ingin anda gunakan.
  • Set pengaturan pada angka 120% atau sesuaikan dengan pengaturan pada mesin las. Beberapa mesin las memiliki skala dari 0-10, jadi anda bisa mengatur pada angka 2.
  • Pada beberapa mesin las anda harus mengatur durasi hot start pada waktu 0.5 detik.
  • Uji pengaturan ini pada besi yang “kotor” seperti besi tua contohnya.

Jika pengaturannya sudah sesuai anda dapat mengelas dengan mudah dan hasil yang memuaskan, tentunya dengan pengetahuan teknik – teknik dasar dalam pengelasan yang dapat kamu lihat pada artikel (Teknik Dasar Pengelasan dan Kesalahan Pemula).

Arc Force

Arc force atau terkadang disebut sebagai “dig” atau “arc control”, fitur ini terlihat serupa dengan hot start hanya saja arc force berjalan selama pengerjaan bukan ketika memulai. Ketika mesin merasakan akan terjadi arus pendek dan menghasilkan arus puncak (peak current) fitur ini berfungsi untuk membantu menstabilkan busur dan mencegah busur terputus/padam saat mengelas dan mencegah elektroda menempel.

Ketika pengelasan mma, kuncinya adalah menjaga agar busur busur tetap stabil pada waktu pengelasan. Panjang busur tidak boleh lebih dari panjang elektroda dan untuk menjaga panjang busur ini tidak mudah. Welder baru mungkin tidak memiliki pengalaman yang cukup untuk mempertahankan agar panjang busur tetap pendek dengan arus listrik yang tetap sama, kondisi ini disebut dengan arus konstan (constant current/CC).

Meskipun arus tetap sama tapi panas bisa tetap turun, hal ini menyebabkan elektroda akan menempel pada logam dasar dan ini adalah masalah umum yang sering ditemukan oleh welder. Fungsi arc force akan mendeteksi pemendekan panjang busur dan meningkatkan arus listrik untuk menjaga agar panas cukup tinggi untuk mempertahankan busur dan mencegah elektroda menempel.

Arc force sangat berguna untuk pengelasan secara vertikal dan overhead, ketika menjaga busur agar tetap pendek menjadi keharusan. Arc force juga berguna untuk elektroda yang memiliki kelembaban berlebih dan memiliki rusak ringan pada bagian flux dengan memperkuat busur jika anda mau mengelas dengan elektroda tersebut.

Mesin MMA Terbaik

Cara Menggunakan Arc Force

Pengaturan arc force tergantung pada welder-nya, anda bisa mengatur busur pada angka kisaran 0-10. Semakin tinggi angka yang diatur maka semakin kuat efeknya. Batang selulosa seperti E6010 bekerja lebih baik dengan pengaturan busur diatas 60%. Arc force yang tinggi menciptakan busur yang lebih agresif yang disebut dengan crisp arc.

Elektroda low-hydrogen seperti E7018 bekerja dengan baik pada pengaturan Arc force dibawah 30%. Pengaturan arc force yang rendah akan menghasilkan busur yang lebih halus yang dan disebut dengan soft atau buttery arc

Mesin las MMA mahal dengan LCD display memiliki pengaturan rekomendasi untuk setiap elektroda yang ingin digunakan dan ini bisa dijadikan referensi untuk pengaturan yang akan digunakan.

Kekurangan Arc Force

Salah satu efek samping dari arc force adalah peningkatan arus yang sementara/tiba-tiba mungkin saja membakar logam yang tipis. Kekurangan lainnya adalah ketika welder ingin melakukan pengaturan panas secara manual, banyak situasi pengelasan dimana welder ingin mengurangi panas saat memperpendek busur atau meningkatkan panas dengan memperpanjang busur. Hal ini sulit dilakukan karena fitur arc force bekerja melawan karena secara otomatis menyesuaikan arus listrik.

Anti Stick

Fitur anti stick ini membuat elektroda menjadi lebih mudah terlepas ketika elektroda mulai menempel selama proses las. Ketika mesin mendeteksi elektroda akan menempel, fitur anti stick akan memutus arus las untuk menghentikan proses meleleh pada elektroda sehingga memungkinkan untuk melepasnya dengan mudah. Fitur anti stick ini sudah ada pada mesin las MMA pada umumnya dan tidak memiliki kontrol untuk mengaturnya.

Jika mesin anda tidak memiliki fitur ini, anda bisa melepaskan elektroda dengan memelintir batang elektroda ke kiri dan kanan untuk melepaskannya. Jika masih sulit juga anda bisa coba untuk melepaskan elektroda dari electrode holder, proses ini akan menimbulkan percikan lalu anda bisa membiarkan elektroda sampai mendingin kemudian anda bisa melepasnya.

Terakhir anda bisa mematikan mesin tanpa mencabutnya dari stop kontak, karena kipas pada mesin harus tetap berjalan sampai mesin mendingin.

Kesimpulan

  • Hot start, arc force, dan anti stick adalah fitur umum yang bisa ditemukan pada mesin las MMA modern. Semua fitur ini membantu untuk mengatasi kekurangan dari pengelasan MMA.
  • Hot start berfungsi untuk menaikan arus ketika memulai busur/api
  • Arc force berfungsi untuk meningkatkan arus listrik ketika proses memperpendek panjang busur
  • Anti stick berfungsi untuk memotong arus elektroda menempel pada logam dasar.

Kawat Las ARC MMA SMAW BRIDGE


CV Citra Harapan Jaya merupakan supplier mesin las dan aksesoris terlengkap untuk memenuhi kebutuhan individu maupun industri. Pemegang lisensi resmi mesin las listrik inverter dan transformer terbaik di Indonesia CNR, Daesung, Jasic, dan Weldteco. Kami juga menjual berbagai kebutuhan industri lainnya, seperti Chain Block Manual, Chain Block Electric, dan Chemicals.

Untuk informasi lainnya mengenai perkembangan industri teknik dan dunia pengelasan kamu bisa lihat di sini. Atau klik pada logo whatsapp dibagian kanan bawah untuk berbicara dengan layanan Customer Service kami untuk mendapatkan Penawaran Terbaik.

ONE STOP SOLUTION FOR YOUR WELDING AND INDUSTRIAL NEEDS.

Sumber 1 |Sumber 2